(cover belakang dengan kesalahan cetak pada nama Bang Hasan, OMG!!)
PERMOHONAN MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA
Between Asha Ray, Joy Mahargia, Jeppe Indrawisudha, Helga Worotitjan II, Hasan Aspahani and You
Shanti Yani Rahman November 6 at 6:32pm
Assalamualaikum dan salam sejahtera,
Yth Bang Hasan,
Izinkan kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan ketik pada nama Bang Hasan yg tertera di sampul belakang buku antologi 100% Dianggap Buku Puisi.
(di sana tertulis Hasan Asphani.... semestinya Hasan Aspahani).
Kesalahan cetak ini pun baru kami ketahui saat mendapat kabar bahwa buku tsb lagi dalam perjalanan dari percetakan menuju ke penerbit Ininnawa. Padahal dalam proses pra-cetak udh berkali-kali di re-chek. Maafkan keteledoran kami :(
Bersama dengan message ini kami menawarkan alternatif solusi yg sekiranya dapat Bang Hasan pilih agar dapat kami 'eksekusi' sesegera mungkin:
- akan dilampirkan secarik kertas berisi ralat yang diselipkan di dalam buku (namun rupanya solusi ini agak telat krn bisanya dr p'cetakan udah diplastikin)
- kertas ralat bisa juga ditempel di luar plastik
- Kalau belum dikasih plastik bisa juga dengan cara menempelkan revisi di atas nama yang salah (seperti mengoreksi kesalahan ketik pada undangan pernikahan, tapi hasilnya akan kurang sedap dipandang mata sebab ada sedikit 'tonjolan' dari guntingan kertas yg ditempelkan, belum lagi kalo dapat warna biru yg sama dgn latar belakang...)
- semoga ada cetakan kedua, disana baru 100% diperbaiki.. :D
demikianlah permohonan maaf dari kami, semoga bisa mendapat jawaban dari Bang Hasan sesegera mungkin (betapa beratnya 'berlama-lama' menanggung rasa bersalah ini, Bang)
Wassalam.
Yth Bang Hasan,
Izinkan kami menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan ketik pada nama Bang Hasan yg tertera di sampul belakang buku antologi 100% Dianggap Buku Puisi.
(di sana tertulis Hasan Asphani.... semestinya Hasan Aspahani).
Kesalahan cetak ini pun baru kami ketahui saat mendapat kabar bahwa buku tsb lagi dalam perjalanan dari percetakan menuju ke penerbit Ininnawa. Padahal dalam proses pra-cetak udh berkali-kali di re-chek. Maafkan keteledoran kami :(
Bersama dengan message ini kami menawarkan alternatif solusi yg sekiranya dapat Bang Hasan pilih agar dapat kami 'eksekusi' sesegera mungkin:
- akan dilampirkan secarik kertas berisi ralat yang diselipkan di dalam buku (namun rupanya solusi ini agak telat krn bisanya dr p'cetakan udah diplastikin)
- kertas ralat bisa juga ditempel di luar plastik
- Kalau belum dikasih plastik bisa juga dengan cara menempelkan revisi di atas nama yang salah (seperti mengoreksi kesalahan ketik pada undangan pernikahan, tapi hasilnya akan kurang sedap dipandang mata sebab ada sedikit 'tonjolan' dari guntingan kertas yg ditempelkan, belum lagi kalo dapat warna biru yg sama dgn latar belakang...)
- semoga ada cetakan kedua, disana baru 100% diperbaiki.. :D
demikianlah permohonan maaf dari kami, semoga bisa mendapat jawaban dari Bang Hasan sesegera mungkin (betapa beratnya 'berlama-lama' menanggung rasa bersalah ini, Bang)
Wassalam.
Salam, Bang Hasan....
Adapun perlu saya tambahkan bahwa dalam hal ini sayalah yang bertanggungjawab untuk memeriksa dan menyunting naskah buku tersebut hingga sebelum naik cetak. Namun akibat keteledoran saya, maka kesalahan pengetikan nama Bang Hasan pada sampul belakang buku itu pun terjadi. Dan oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya pun ingin menghaturkan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bang Hasan. Semoga Bang Hasan berkenan dan terimakasih atas perhatian Bang Hasan....
Tabik,
Tabik,
Asha
Haha. Gak usah repot. Biar aja. Lanjutkan! Gembirakan diri kita dgn salah cetak, kata bang tardji...
Sent via Facebook Mobile
Terima kasih Bang....benar-benar lega........sungguh.....
Shanti Yani Rahman November 6 at 10:56pm
Banyak-banyak terimakasih Bang
insyaallah kedepannya kami akan lebih teliti lagi :D
insyaallah kedepannya kami akan lebih teliti lagi :D










